• PD. PERSIS JAKARTA PUSAT GELAR BEDAH BUKU SEJARAH ORGANISASI PERSATUAN ISLAM (PERSIS)

    Jakarta – Pimpinan Daerah Persatuan Islam (PERSIS) Jakarta Pusat menggelar bedah buku berjudul “Dari Perbendaharaan Lama Persatuan Islam, Capita Selecta Sejarah Persatuan Islam (PERSIS) dan Bagian Otonomnya” pada hari Sabtu (26/7/2025).

    Buku ini merupakan karya dari Dr. Pepen Irpan Fauzan, M.Hum, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Bidang Tarbiyah PP PERSIS sekaligus Tenaga Ahli Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI saat ini.

  • 27 ASATIZ PESANTREN PERSIS MENGIKUTI DAUROH METODOLOGI FATWA DI DAR IFTA MESIR

    Kamis, 1 Februari 2024 M, Bidang Tarbiyah Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) memberangkatkan 27 Asatiz Pesantren PERSIS untuk mengikuti Dauroh Metodologi Fatwa di Dar Ifta Kairo, Mesir.

    27 Asatiz yang mengikuti Dauroh ini merupakan Asatiz Pesantren Persis yang ada di Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan Sumatera Selatan. Satu-satunya peserta dari Provinsi DKI Jakarta yaitu Ustaz Eep Saiful Haq dari Pesantren PERSIS 69 Matraman yang mana beliau juga Wakil Sekretaris PD PERSIS Jakarta Pusat.

  • #PD. PERSIS Jakarta Pusat bergerak lagi, Menggulirkan 3 Program Terkini

    Hal ini disampaikan oleh Ketua PD. PERSIS Jakarta Pusat dalam acara Shilaturrahim dan Pembinaan PC-PC PERSIS se-Jakarta Pusat dan Para Ta'mir Masjid / Musholla baik Wakaf maupun Binaan PERSIS di Jakarta Pusat.

    "PERSIS teh kudu KAHARTOS jeung KARAOS" (PERSIS itu mesti dapat DIMENGERTI dan DIRASAKAN), demikian ungkapan bijak dari "Seorang Guru" kepada kami selaku muridnya.

  • #PD. PERSIS Jakarta Pusat bergerak lagi, Menggulirkan 3 Program Terkini

    Hal ini disampaikan oleh Ketua PD. PERSIS Jakarta Pusat dalam acara Shilaturrahim dan Pembinaan PC-PC PERSIS se-Jakarta Pusat dan Para Ta'mir Masjid / Musholla baik Wakaf maupun Binaan PERSIS di Jakarta Pusat.

    "PERSIS teh kudu KAHARTOS jeung KARAOS" (PERSIS itu mesti dapat DIMENGERTI dan DIRASAKAN), demikian ungkapan bijak dari "Seorang Guru" kepada kami selaku muridnya.

  • #Al-hamdulillah, Adaaaaa....aja, yang baru di PD. PERSIS JAKARTA PUSAT

    "PERSIS teh kudu KAHARTOS jeung KARAOS" (PERSIS itu mesti dapat DIMENGERTI dan DIRASAKAN), demikian ungkapan bijak dari "Seorang Guru" kepada kami selaku muridnya.

Tampilkan postingan dengan label PIMPINAN DAERAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PIMPINAN DAERAH. Tampilkan semua postingan

PD. PERSIS JAKARTA PUSAT GELAR BEDAH BUKU SEJARAH ORGANISASI PERSATUAN ISLAM (PERSIS)


Jakarta – Pimpinan Daerah Persatuan Islam (PERSIS) Jakarta Pusat menggelar bedah buku berjudul “Dari Perbendaharaan Lama Persatuan Islam, Capita Selecta Sejarah Persatuan Islam (PERSIS) dan Bagian Otonomnya” pada hari Sabtu (26/7/2025). Buku ini merupakan karya dari Dr. Pepen Irpan Fauzan, M.Hum, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Bidang Tarbiyah PP PERSIS sekaligus Tenaga Ahli Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI saat ini.

Acara yang digelar usai salat Ashar di kantor Sekretariat PD PERSIS Jakarta Pusat, Masjid An-Nur Petojo ini, turut dihadiri oleh Ust. M. Tajuddin Salman, MH (Ketua DMI Kelurahan Petojo Utara), Unsur Kelurahan Petojo Utara, jajaran Tasykil PD PERSIS Jakarta Pusat, Pimpinan Cabang PERSIS se-Jakarta Pusat, PC PERSIS Kebayoran Lama serta PERSISTRI (PD & PC-nya).



Ketua PD PERSIS Jakarta Pusat dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi refleksi penting untuk Lebih Mengenal apa dan Bagaimana Organisasi Persatuan Islam (PERSIS) yg merupakan salah satu Organisasi Tertua di Republik ini, bersandingan dgn Organisasi lainnya seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) serta al-Irsyad yg telah memberikan KONTRIBUSI nyata bagi bangsa ini. “Melalui bedah buku ini, kita berharap lahir semangat baru dalam mengenal Persatuan Islam (PERSIS) dan mengetahui sekian banyak Kontribusi nya bagi bangsa ini dari sebelum Kemerdekaan hingga kini,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi rangkaian pendahuluan dari acara TAFHIM (pengkaderan para anggota PERSIS) se-Jakarta Pusat yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu-Ahad, 23–24 Agustus 2025 mendatang.

"Jd, Sebelum bertempur di acara TAFHIM, berbekal dulu lewat acara Bedah Buku ini", menurut Ketua PD. PERSIS Jakarta Pusat yang Juga merupakan Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Jakarta Pusat.

Share:

MENYUSURI TEMPAT BERSEJARAH DI NEGERI PARA ANBIYA

 

(Asatiz berkunjung di Masjid Al-Azhar)

Selain memperoleh ilmu yang bermanfaat, Asatiz juga berkesempatan berkunjung ke tempat bersejarah di Mesir. Pada Kamis, 8 Februari 2024, Asatiz mengunjungi Masjid Al-Azhar. Masjid ini dibangun pada abad ke-10 dan berlokasi disebelah Universitas Al-Azhar Mesir sebagai Universitas tertua di dunia. Majid Al-Azhar juga menjadi pusat pembelajaran Islam di Mesir. Selain terletak di sebelah Universitas Al-Azhar, di dalam masjid ini juga banyak sekali "Halaqoh" dengan berbagai jenis ilmu seperti Tafsir, Hadits, Tahfizh Qur'an dan Bahasa Arab dengan dibimbing oleh Syeikh pengajar di Universitas Al-Azhar Mesir. 

(Peserta asal Jakarta berada di Sungai Nil)

Pada Jumat, 9 Februari 2024, berhubung tidak ada Daurah dan kegiatan yang lainnya, maka beberapa Asatiz menjelajahi beberapa tempat yang ada di Kairo. Salah satunya adalah Sungai Nil. Sungai ini merupakan sungai terpanjang di dunia dengan melewati 11 negara dan bermuara ke Laut Mediterania. Sungai ini adalah satu-satunya sumber air di Mesir, makanya seburuk-buruknya Orang Mesir pasti tak akan mengotori Sungai Nil. Sungai Nil pun menjadi jalur distribusi material Piramida yang ada di Mesir. Dan Sungai adalah sungai dihanyutkannya Nabi Musa oleh ibunya, sehingga sampai ke istana Firaun.

(Masjid Amr bin Ash)

Pada Sabtu, 10 Februari kami berkunjung ke masjid yang dibangun saat zaman Khalifah Umar bin Khatab yaitu Masjid Amr bin Ash sehingga dikenal sebagai masjid pertama di Benua Afrika. Masjid ini dibangun tahun 641 Masehi. Nama masjid ini diambil karena yang membangunnya adalah sahabat Amr bin Ash yang pada saat itu menjadi Gubenur Mesir pertama. Masjid ini mempunyai 450 tiang penyangga, 99 jendela serta 3 mimbar. Pada bagian tengah masjid terdapat teras yang terbuka tanpa atap dan ditengah teras ini terdapat sumber air yang dapat diminum yang bersumber dari Sungai Nil.

(Nasional Museum of Egyptian Civilization)

Museum ini terletak di Fustat, pusat kota Cairo dan baru dibuka untuk umum pada tanggal 18 April 2021. Salah satu alasan yang terkuat wisatawan berkunjung ke museum ini adalah karena di museum ini terdapat mumi Raja dan Ratu Mesir Kuno. Dan mumi yang banyak ingin dilihat adalah mumi Raja Firaun Ramses II yang ditenggelamkan oleh Allah SWT di laut merah. Selain mumi Raja dan Ratu Firaun ada juga barang-barang peninggalan kebudayaan Mesir Kuno dari alat pertanian, alat memasak, perhiasan, pakaian, rumah tinggal sampai kiswah Ka'bah terakhir yang dibuat di Mesir.

(Piramida)

Piramida peninggalan Mesir Kuno tertua dan terbesar di dunia ini terletak di Kota Giza Mesir. Tinggi Piramida ini hingga 481 kaki/147 meter. Piramida ini tersusun dari sekitar 2,3 juta blok batu, yang masing-masing memiliki berat dari 2,5 ton hingga 15 ton. Piramida yang berusia 4500 tahun ini terdiri dari 3 Piramida yaitu Piramida Khufu, Piramida Khafre dan Piramida Menkaure. Nama Piramida tersebut diambil dari nama Raja Firaun pada Dinasti ke-4. Karena Piramida ini adalah makam dari Raja beserta keluarganya. Dan dimasing-masing Piramida ada tiga Piramida kecil dibelakangnya sebagai maka istri dan anak Raja Firaun.

(Gambar Kiri : Di Makam Nabi Sholeh AS)
(Gambar Kanan : Di Makam Nabi Harun AS)

(Gambar Kiri : Di Patung Sapi Samiri)
(Gambar Kanan : Gunung Tajalli)


Pada Jum'at, 16 Februari 2024, kami pergi ke Provinsi Sinai Selatan. Wilayah Sinai terbagi menjadi dua provinsi yaitu Sinai Utara dan Sinai Selatan. Sinai Utara adalah wilayah Mesir yang berbatasan langsung dengan daerah Rafa Palestina, sedangkan Sinai Selatan berbatasan langsung dengan Yordania. Di Sinai Selatan kami mengunjungi beberapa situs bersejarah yang ada di Mesir. Ada Makam Nabi Sholeh AS dan Nabi Harun AS. Ada patung sapi Samiri seorang pengikut Nabi Musa AS yang menyesatkan Bani Israil. Dan bukit Tajalli yang hancur ketika Nabi Musa meminta dapat melihat Allah SWT. Dibelakang Bukit Tajaali terdapat Bukit Sinai atau disebut "Thursina" tempat Nabi Musa bermunajat.


(Gambar Kiri : Makam Lukmanul Hakim)

(Gambar Kanan : Makam Nabi Danil AS)

Pada hari Sabtu, 17 Februari kami pergi ke salah satu Provinsi yang pernah menjadi Ibukota Negara Mesir, yaitu Alexandria. Kota yang sering disebut "Kota Terindah" di Afrika dan Timur Tengah karena menyerupai kota-kota di Eropa. Kota yang berada di Utara Mesir dan berbatasan langsung dengan Laut Mediterania. Di kota ini juga ada beberapa tempat bersejarah, yaitu Masjid Nabi Danil AS. Di dalam Masjid Nabi Danil terdapat Makam Nabi Danil AS dan Luqmanul Hakim seorang muslim yang taat dan baik dalam mendidik anaknya sehingga namanya diabadikan sebagai salah satu nama surat di dalam Al-Qur'an.

(Makam Husein)

Pada hari Ahad 18 Februari 2024, kami berkunjung ke Masjid Husein yaitu cucu dari Nabi Muhammad SAW. Masjid ini berada di depan Masjid Al-Azhar sehingga wilayah Kota Kairo ini menjadi magnet wisatawan yang mengunjungi Kota Kairo. Di dalam Masjid ini terdapat makam Husein yaitu cucu Nabi Muhammad SAW. Sangat disayangkan banyak peziarah yang melakukan hal syirik dengan meminta berkah kepada "Ahli Kubur".

(Makam Imam Syafi'i)

Pada Sabtu 24 Februari 2024, kami pergi ke makam salah satu Imam Mazhab yang banyak dianut di Indonesia yaitu Imam Syafi'i. Makam ini berada di Komplek Masjid Imam Syafi'i. Dan sekali lagi sangat disayangkan masih banyak peziarah yang meminta berkah dan rahmat kepada "Ahli Kubur". Dan bebrapa adalah orang Indonesia sambil membawa air didalam botol plastik untuk di do'akan di depan makam Imam Syafi'i. Na'uudzubillaahi Min Dzaalik...

(Makam Ibnu Hajar Al-Asqolani)
 
Selanjutnya makam Syeikhul Islam, Amirul Mukminin, Ahli Hadits dan Ahli Fiqih yaitu Ibnu Hajar Al-Asqolani. Beliau menulis Kitab Fathul Bari dan Bulughul Maram yang diajarkan di Pesantren PERSIS di Indonesia. 


(Gambar Kiri : Makam Uqbah bin Amr)
(Gambar Kiri : Makam Amr bin Ash)

Yang terakhir adalah makam Amr bin Ash seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang menaklukan Mesir 

Bagi kami suatu kebahagiaan dapat mengunjungi tempat bersejarah dan makam para pembesar Islam di masa terdahulu. Kami hanya ingin melihat makamnya dan mendoakannya dengan doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW ketika ziarah kubur. Tidak ada niat untuk meminta berkah, rahmat atau yang lainnya, karena kami yakini tempat meminta, memohon dan bergantung hanyalah Allah SWT.
Wallahu A'lam Bishshowwab...

ESH

Share:

27 ASATIZ PESANTREN PERSIS MENGIKUTI DAUROH METODOLOGI FATWA DI DAR IFTA MESIR




Kamis, 1 Februari 2024 M, Bidang Tarbiyah Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) memberangkatkan 27 Asatiz Pesantren PERSIS untuk mengikuti Dauroh Metodologi Fatwa di Dar Ifta Kairo, Mesir.

27 Asatiz yang mengikuti Dauroh ini merupakan Asatiz Pesantren Persis yang ada di Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan Sumatera Selatan. Satu-satunya peserta dari Provinsi DKI Jakarta yaitu Ustaz Eep Saiful Haq dari Pesantren PERSIS 69 Matraman yang mana beliau juga Wakil Sekretaris PD PERSIS Jakarta Pusat.

(Pelepasan Asatiz peserta Dauroh Dar Ifta Mesir di Kantor PP PERSIS Bandung)

Pada hari keberangkatan ada prosesi pelepasan di Kantor PP PERSIS Bandung, Jawa Barat. Peserta dilepas langsung oleh Ustaz Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag sebagai Ketua Umum PP PERSIS. Selanjutnya peserta diberangkatkan ke Kairo melalui Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Perjalanan lewat udara ditempuh kurang lebih 12 jam dengan transit terlebih dahulu ke Abu Dhabi. Pada hari Jum'at, 2 Maret 2024 pukul 05.15 waktu Kairo peserta mendarat dengan selamat di Bandara Kairo Mesir dan disambut oleh Asatiz Pimpinan Cabang Istimewa Persatuan Islam (PCI PERSIS) Mesir.  

Pada hari Sabtu, 3 Februari 2024, kami berkumpul dengan kader PERSIS yang bergabung dengan PCI PERSIS Mesir. Ternyata ada 100 lebih kader PERSIS di Mesir yang sedang menjalani Kuliah S-1, S-2 bahkan ada yang sudah berhasil mendapatkan gelas Doktor (S-3). Asatiz PCI PERSIS Mesir lah yang akan selalu menemani kami selama kami ada di Mesir.

(Perwakilan Ustaz PPI 69 Matraman Jakarta Timur saat berkunjung ke Cairo International Book Fair)

Pada hari Ahad, 4 Februari 2024, kami berkesempatan untuk mengunjungi Kairo International Book Fair di Egypt International Exhibition Center. Kesempatan ini sangat disyukuri oleh Asatiz karena dapat melihat dan membeli Kitab Turots secara langsung serta dengan harga murah disini.

(Dauroh Metodologi Fatwa di Dar Ifta bersama Syeikh Dr. Ahmad Wisam)

Pada Senin, 5 Februari 2024 adalah hari pertama kami untuk belajar Metodologi Fatwa di Dar Ifta Mesir. Kami belajar di Dar Ifta dari hari Senin sampai Kamis selama tiga pekan. Beberapa Syeikh yang mengajari kami yaitu Syeikh Dr. Robi Sa'ad, Syeikh Dr. Ahmad Wisam, Syeikh Dr. Ahmad Mamduh, Syeikh Prof. Dr. Mahmud Syalabi.

(Kajian Syarah Qotrun Nada di Kantro PCI PERSIS Mesir bersama Syeikh Dr. Abdul Mun'im) 

Dan di malam harinya ada Kajian Bahasa Arab dengan 3 variasi, pekan pertama mengkaji Kitab Syarah Qotrun Nada di Kantor Sekretariat PCI PERSIS Mesir dengan Syeikh Dr. Abdul Mun'im seorang dosen Bahasa Arab Universitas Al-Azhar.

(Belajar berbicara Bahasa Arab dengan cara didatangkan langsung orang Mesir)

Pekan kedua kami berlajar Bahasa Arab dengan cara berbicara langsung dengan orang Mesir yang mahir berbicara Bahasa Arab Fushah (Resmi). Karena tidak banyak orang Mesir yang bisa berbicara Bahasa Arab Fushah, kebanyakn orang Mesir terlalu nyaman dengan berbicara Bahasa Amiyah (Bahasa Lokal Mesir) dalam kesehariannya.

(Belajar Metode Pembelajaran Bahasa Arab bersama pengajar dari Lembaga Lisaanul Arab)

Pekan ketiga kami belajar Bahasa Arab dengan fokus kepada Metode Pembelajaran Bahasa Arab. Karena kebanyakan dari kami adalah guru Bahasa Arab, maka didatangkanlah pengajar dari Lembaga Pendidikan Bahasa Arab di Mesir seperti Lisaanul Arab dan yang lainnya.

(Muhadharah dengan Syeikh Prof. Dr. Syauqi Alam)

Pada hari Ahad, 11 Februari 2024, kami mempunyai kesempatan yang sangat berharga yaitu dapat bertemu dan menimba ilmu dengan Grand Syeikh Mesir yaitu Syeikh Prof. Dr. Syauqi Ibrahim Abdul Karim 'Allam. Beliau lahir pada 12 Agustus 1961. Beliau adalah Mufti Besar Mesir sejak 11 Februari 2013 menggantikan Ali Gomaa. Ia merupakan Profesor Fikih dan Syari'ah di Universitas Al-Azhar Cabang Thanta. Beliau menjelaskan keadaan majemuk Mesir. 

"Mesir sangat toleran dengan perbedaan Mazhabnya. Hanafi dan Syafi'i adalah dua Mazhab terbesar di Mesir. Tapi dalam beribadah tidak ada celaan dalam perbadaan tersebut", tutur Syeikh Besar Mesir ini dalam Bahasa Arab.

Alhamdulillah, kami bersyukur sekali mempunyai kesempatan yang berharga dan mahal ini. Yaitu dapat menimba ilmu langsung dari Syeikh atau Mufti Mesir. Tidak hanya tentang Ilmu Fikih dan Syari'ah, tetapi kita juga mendapatkan Ilmu Bahasa Arab dari Syeikh pengajar di Universitas Al-Azhar pula.

Setelah blog tentang Ilmu Negeri Piramid, ini Insya Allah akan kami akan juga membuat blog tentang beberapa tempat bersejarah yang ada di Negeri Para Nabi ini




ESH


 












Share:

#PD. PERSIS Jakarta Pusat bergerak lagi, Menggulirkan 3 Program Terkini

(Silaturahim dan Pembinaan PC PERSIS se-Jakarta Pusat dan Para Ta'mir Masjid / Musholla)


Ahad, 08 Okt 2023 di Kantor Sekretariat-nya, PD. PERSIS Jakarta Pusat bergerak lagi menggulirkan 3 program terkininya bagi PC-PC PERSIS  dan Masjid/Musholla PERSIS se-Jakarta Pusat. Hal ini disampaikan oleh Ketua PD. PERSIS Jakarta Pusat dalam acara Shilaturrahim dan Pembinaan PC-PC PERSIS se-Jakarta Pusat dan Para Ta'mir Masjid / Musholla baik Wakaf maupun Binaan PERSIS di Jakarta Pusat. 

Dalam Acara tersebut, HADIR Ketua PC. PERSIS Gambir, Ketua PC. PERSIS Senen, Ta'mir Masjid An-Nur Petojo, Asy-Syifa Sawah Besar, Musholla Izhharul Haq Sawah Besar, Darus-Salam Karang Anyar dan Masjid Nurul Iman Kampung Rawa, Johar Baru.




Dalam Pembinaan tersebut, Ketua PD. PERSIS Jakarta Pusat mencoba untuk Memantik Semangat seluruh yang hadir, dengan menjelaskan bahwa ada 3 Program terkini yang di canangkan oleh PD. PERSIS Jakarta Pusat agar bisa di ikuti dan di sukseskan oleh para PC. PERSIS se-Jakarta Pusat dan Ta'mir serta Jama'ah Masjid/Musholla Wakaf maupun binaan PERSIS di Jakarta Pusat. Adapun 3 program tersebut adalah :

1. Menelusuri dan memastikan apakah Masjid-masjid atau Musholla-musholla Wakaf PERSIS maupun binaan, SUDAH TERDAFTAR di Sistem Masjid (SIMAS) Kementerian Agama atau belum. Hal ini bertujuan agar Masjid-masjid / Musholla-musholla PERSIS baik yg Wakaf maupun binaan, SELARAS dengan Regulasi Pemerintah yang di terapkan melalui Program Kementerian Agama (baca : https://kemenag.go.id/nasional/ayo-daftarkan-masjid-atau-musala-anda-ke-simas-ini-manfaatnya-jwiwdn ) 




2. Mencanangkan Program "SAMA SAHA" (Satu Masjid Satu Hafizh). Hal ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi Masjid-masjid / Musholla-musholla agar dapat memiliki Imam-imam Masjid / Musholla nya dengan kualitas Tahsin dan Tahfizhnya yang Qualified dan berasal dari Sumber Daya Manusia (SDM) setempat yang ada di Masjid / Musholla tersebut.




3. Mendorong para PC PERSIS dan Ta'mir Masjid / Musholla PERSIS di Jakarta Pusat untuk Menghidupkan kembali Kegiatan-kegiatan Dakwah berbasis Kajian, diantaranya adalah Kajian Tafsir dengan menjadikan Tafsir Al-Furqon Karya Tuan Ahmad Hassan (Guru Besar PERSIS) untuk menjadi bahan Materi kajiannya, serta Menghidupkan dan memakmurkan Masjid-masjid / Musholla nya dengan Kegiatan Pendidikan Setingkat Madrasah Diniyyah dengan menggunakan Kurikulum Diniyyah dari Bidang Pendidikan PP. PERSIS. 





Alhamdulillah, ketiga Program ini sangat di perhatikan dan SIAP dijalankan oleh Semua pihak di lingkungan PD. PERSIS Jakarta Pusat. 


Mohon Doa restu dari para Pembaca sekalian. 🙏🏻


Kontributor :

AFS

Share:

#Al-hamdulillah, Adaaaaa....aja, yang baru di PD. PERSIS JAKARTA PUSAT



"PERSIS teh kudu KAHARTOS jeung KARAOS" (PERSIS itu mesti dapat DIMENGERTI & DIRASAKAN), demikian ungkapan bijak dari "Seorang Guru" kepada kami selaku muridnya. 

Ungkapan bijak diatas, senantiasa menjadi inspirasi bagi kami dalam menjalankan kehidupan berjam'iyyah di Persatuan Islam (PERSIS). 

Walhasil, sebagai Ketua PD. PERSIS Jakarta Pusat, kami mencoba mengaktualisasikan ungkapan bijak tersebut dengan cara, mencoba menyentuh Bidang Ekonomi yang merupakan salah satu Bidang dalam Struktur Kepemimpinan di PD. PERSIS Jakarta Pusat. 

Berawal dari informasi yg kami dapati dari salah seorang Pengurus LAZ PERSIS di DKI Jakarta bahwa ada kesempatan Program Ekonomi bekerjasama dengan BAZNAS dalam bentuk Bantuan Permodalan Usaha di bidang Kuliner (makanan) yang bernama Z-CHICKEN, bengkel kendaraan bermotor yang bernama Z-OTOMOTIF, serta Bantuan Santripreneur (Usahawan/usahawati dari kalangan Alumni Pesantren).

Adanya peluang Program tersebut, kami betul-betul manfaatkan dengan mencarikan siapa diantara Anggota maupun Simpatisan PERSIS & Otonomnya yang mau untuk memanfaatkannya. Alhamdulillah, untuk ketiga jenis peluang tersebut kami dapatkan orang-orang yang SIAP menjadi pelaku usahanya. 

Kami bersyukur kepada Allah SWT, bahwa untuk Pelaku Usaha Kuliner yang kami ajukan, TELAH TEREALISIR Bantuan Support usahanya dalam bentuk Booth (gerobak) dan berbagai peralatan yang dibutuhkan, seperti penggorengan, Tabung Gas melon 3 kg, sodet, dll. Beliau-Beliau yang merupakan Pemanfaat Program tersebut dan telah menerima Bantuan Support Usahanya adalah :

1. Bpk. Budi Rahman (Anggota PC. PERSIS Senen) 



2. Sdr. M. Arfan Halim ( Putra dari Bpk. H. Edi / Anggota PC. PERSIS Johar Baru)


3. Ibu Erna Sari ( Anggota PC. PERSISTRI Gambir  ) 


4. Ibu Kartina ( Anggota PC. PERSISTRI Gambir) 


Terhadap REALISASI BANTUAN USAHA tersebut, kami pun turut berbahagia sebagaimana bahagia nya Bpk/Ibu para penerima bantuan usaha tersebut. Untuk itu, kami berterimakasih kepada seluruh pihak baik Internal PERSIS maupun eksternal yang telah membantu mewujudkan hal ini yaitu :

1. LAZ PERSIS DKI Jkt

2. Sekretaris PD. PERSIS Jak-Pus

3. Anggota / Simpatisan PERSIS maupun Otonommya di Jakarta Pusat

4. BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) 

5. POROZ (Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat) 

6. Dan para pihak lainnya yg Tidak bs kami sebutkan satu per-satu, namun tetap kami hormati muliakan. 

Tentunya, ada Tujuan yang hendak dicapai dari penyelenggaraan Program ini di PD. PERSIS Jakarta Pusat, diantaranya adalah :

- Terciptanya kemandirian ekonomi, baik secara individu (anggota) maupun secara lembaga (PD.PERSIS Jakarta Pusat) 

- Lahirnya Usahawan/usahawati yang bersemangat untuk mencari bekal kehidupan di dunia maupun akhirat, dengan Siap merubah dirinya menjadi Muzakki, Munfiq, Mutashaddiq dan Muhsinin / Muhsinat yg memberikan Kontribusi positif untuk Jam'iyyah,lingkungan masyarakatnya dan Ummat. 

Semoga Program ini, merupakan "ERA BARU" di lingkungan PD. PERSIS Jakarta Pusat, yakni "ERA NYA ABDURRAHMAN BIN 'AUF MODERN". 

Alhamdulillah...., Adaaaa aja yang Baru di PD. PERSIS Jakarta Pusat. 


(AFS)

Share:

#Silaturrahim dan Silatul-Fikri, sebagai Ikhtiar Memberikan Solusi dari dan untuk Ummat

[Buya Fikri Bareno (Wakil Ketua Umum Da'i Rantau Minang) sedang berkunjung dan bersilaturahmi dengan PD. PERSIS Jakarta Pusat]
 

Ahad, 10 September 2023 yang lalu, PD. PERSIS Jakarta Pusat, menerima Kunjungan Silaturrahim seorang Guru, yaitu Buya Fikri Bareno yang Beliau adalah Wakil Ketua Umum Daram (Dai’ Rantau Minang ). 

Walau sudah hampir tiga pekan yg lalu, namun kesejukan Silaturrahim dan Silatul-Fikri kami bersama Beliau, masih terasa hingga kini. 

Berbagai hal kami bicarakan pada pertemuan di kantor PD. PERSIS Jak-Pus yang lalu tersebut, mulai dari Perkenalan Beliau dan Sahabat-sahabat yang mendampingi Beliau ketika itu, hingga kesan-kesan yang baik dari Beliau terhadap Jam'iyyah PERSIS. Kemudian, Beliau-pun menyampaikan pandangannya tentang permasalahan Ummat Islam dan Bangsa Indonesia dewasa ini (khususnya di Jakarta Pusat) dan mencoba melahirkan solusi-solusi dalam bentuk Program bersama. Kamipun menyimaknya dengan baik mencoba untuk turut serta memberikan pandangan-pandangan kami agar bisa menjadi semacam "rekomendasi" untuk Beliau. 

Dalam Silaturrahim dan Silatul-Fikri yang lalu, Salah satu permasalahan Ummat yang kami bicarakan adalah terkait dengan Keadaan Imam-Imam Shalat di Masjid-masjid / Musholla-musholla khususnya di Jakarta Pusat dalam hal Tahsin danTahfiizhul-Qur'annya serta kebutuhan akan Imam yang memenuhi Standart Ketentuan Rasulullah SAW baik untuk Shalat Fardlu sehari-hari maupun untuk memimpin Shalat lainnya seperti Shalat Tarawih, dll. Kami bersepakat bahwa masih perlu pembinaan yang terprogram dan terukur untuk mempersiapkan para Imam yang Qualified di tengah-tengah masyarakat. 

Terkait dengan permasalahan tersebut diatas, PD. PERSIS Jakarta Pusat mengajukan satu Program yang bisa diterapkan di Masyarakat yaitu Program "Satu Masjid Satu Hafizh" (SaMaSaHa). Alhamdulillah, Buya Fikri Bareno memandang BAIK dan bersimpati terhadap Program tersebut hingga Beliau menyediakan diri untuk membantu mensukseskannya. 

Komitmen Buya Fikri Bareno dalam membantu memberikan Solusi bagi permasalahan Ummat, nampaknya sudah Beliau tunjukan secara baik, harapan kami tentunya semoga hal ini bukan hanya dikarenakan Hajat Beliau yang sedang berikhtiar menjadi Anggota DPRD DKI, namun tentu dikarenakan keterpanggilan hati nurani Beliau selaku bagian dari Ummat. 

Karena hal tersebut berangkat dari Niat yang ikhlash, maka siapapun yang berhajat baik, sepatutnya kita dukung dan Do'akan semoga Allah SWT memudahkan segala Hajat Beliau dan Kita sekalian, sehingga Sukses menjadi apa yang di ikhtiarkan. Aamiin....

Share:

​Indahnya Bicara tentang Persatuan Islam dan Kebangkitan Ulama bersama Gus Syaifudin


(Gus Syaifudin sedang bersilaturahmi di Kantor PD PERSIS Jakarta Pusat)


Walau sudah dua pekan yg lalu, namun keindahan tersebut masih terasa, ketika PD. PERSIS Jakarta Pusat Menerima Kunjungan Silaturrahim Gus Syaifudin (Ketua PCNU. Jakarta Pusat) di Kantor Sekretariat PD. PERSIS Jakarta Pusat, Jl. Petojo Binatu II, No. 7, Gambir, Jakarta Pusat. 

Berbagai hal kami bicarakan pada pertemuan tersebut, mulai dari Perkenalan Para Pengurus dari masing-masing, penyampaian Kondisi anggota & organisasi masing-masing, sampai kepada pandangan bersama tentang permasalahan Ummat Islam di Indonesia (khususnya di Jakarta Pusat) dan mencoba melahirkan solusi-solusi dalam bentuk Program bersama. Kamipun membicarakan tentang Persatuan Islam dan Kebangkitan Ulama. 

Salah satu permasalahan Ummat yang dibicarakan adalah terkait dengan Keadaan Imam-Imam Shalat di Masjid-masjid masing-masing (Masjid NU & PERSIS). Kondisinya dipandang sama dalam hal Tahsin dan Tahfiizhul-Qur'annya. Yaitu, masih perlu pembinaan yang terprogram sehingga akan bertambah baik Bacaan dan Hafalan Qur'an bagi para Imam Masjid-masjid & Musholla-musholla kita masing-masing. 

Terkait dengan permasalahan tersebut diatas, PD. PERSIS Jakarta Pusat mengajukan satu Program yang bisa di manfaatkan bersama yaitu Program "Satu Masjid Satu Hafizh" (SaMaSaHa). Alhamdulillah, Gus Syaifudin memandang BAIK dan bersimpati terhadap Program tersebut hingga Beliau menyediakan diri untuk membantu mensukseskannya. 

Komitmen Gus Syaifudin dalam membantu memberikan Solusi bagi permasalahan Ummat, nampaknya telah mampu Beliau tunjukan secara baik, tentunya bukan hanya hal ini dikarenakan Hajat Beliau yang ingin menjadi Anggota DPD RI, namun tentu dikarenakan keterpanggilan hati nurani Beliau selaku bagian dari Ummat dan Pemimpin Organisasi Besar di Jakarta Pusat. 

Karena hal tersebut berangkat dari Niat yang ikhlash, maka siapapun yang berhajat baik, sepatutnya kita dukung dan Do'akan semoga Allah SWT memudahkan segala Hajat Beliau dan Kita sekalian sehingga Sukses menjadi apa yang di ikhtiarkan. Qabuul.... Qabuul...

Share:

​#WHO'S NEXT PW. PERSIS DKI Jakarta-1?


Persatuan Islam (PERSIS) adalah salah satu Organisasi Masa Islam yang sejak awal mempunyai karakter sebagai gerakan Pembaharu atau yang biasa dikenal dengan sebutan "Harakah Tajdid". Oleh karena itu, dalam perjalanannya PERSIS mewujudkan diri menjadi organisasi kader dan keulamaan, yang membuka ruang yang cukup bagi siapapun yang memiliki kompetensi dan kapabilitas untuk menjadi pimpinan Jam'iyyah di segala level, baik level pimpinan pusat (PP) maupun level pimpinan di bawahnya, yaitu pimpinan wilayah (PW), pimpinan daerah (PD), pimpinan cabang (PC), pimpinan jama'ah (PJ) maupun pimpinan ranting (PR). 

Untuk menggulirkan roda Jam'iyyah, dalam proses memilih pucuk pimpinan, ditetapkanlah sebuah mekanisme yaitu MUKTAMAR _(untuk level pimpinan pusat),_ Musyawarah Wilayah _(untuk level pimpinan wilayah),_ Musyawarah Daerah _(untuk level pimpinan daerah)_ dan Musyawarah Cabang _(untuk level pimpinan cabang)._ Dalam setiap perhelatan musyawarah-musyawarahnya, PERSIS berhasil membangun ke-khasannya tersendiri yaitu senantiasa mengacu kepada tiga rujukan utama yaitu Qur'an, Qanun dan Akhlaq. Sehingga, mampu membentuk mekanisme musyawarah yg legitimate dan berwibawa dengan lebih berorientasi kepada "What & How" ketimbang "Who". Dengan demikian, secara otomatis nantinya akan lahir seorang pemimpin yang Qur'ani, Qanuni dan Akhlaqi pula, yang jauh dari sifat ambisi ingin berkuasa dan menguasai PERSIS secara muthlaq dan menutup rapat-rapat ruang musyawarah, sehingga terjadilah KEKUASAAN yang ABSOLUTES dan KEBENARAN yang ABSOLUTE, Anti kritik dan masukan dari pihak lain. Itulah mengapa barangkali, dalam realitasnya, sosok Ulama-lah yang kemudian muncul ke permukaan menjadi pucuk pimpinan PERSIS di segala level karena Ummat PERSIS percaya bahwa sosok seorang ulama-lah yang mempunyai karakteristik Qur'ani, Qanuni dan Akhlaqi tadi, walaupun hal ini bersifat _relative._

Dalam waktu dekat, di DKI Jakarta akan dihelat Musyawarah Wilayah (MusWil) ke-9 untuk mengamati, mengevaluasi dan menilai tentang apa dan bagaimana wajah Jam'iyyah PERSIS DKI Jakarta selama 1 periode yang dipimpin oleh Ketuanya yaitu Bpk. H. Soewardi Sulaiman. Beragam pandangan tentunya dimungkinkan akan muncul ke permukaan, dan itu adalah hal yang wajar. Namun tentunya, pandangan-pandangan tersebut harus berbasiskan realitas sehingga bisa menjadi pandangan yang Objektif dan Konstruktif. 

Dalam Musyawarah Wilayah ke-9 nanti, tentunya menjadi penting pelibatan dari warga Jam'iyyah PERSIS se-DKI Jakarta mulai dari simpatisan, anggota, para Pimpinan Cabang (PC), para Pimpinan Daerah (PD), maupun para Tasykil Pimpinan Wilayah sendiri yang bersesuaian dengan ketentuan yang ada dalam Qanun Asasi dan Qanun Dakhili Jam'iyyah PERSIS. 

Bagi Pimpinan Daerah PERSIS Jakarta Pusat, tentunya agenda MUSWIL ke-9 ini adalah merupakan agenda yang SANGAT PENTING untuk bisa di ikuti, di kawal dan di sukseskan secara baik, sehingga menjadi perhelatan MUSWIL yang Qur'ani, Qanuni dan Akhlaqi. 

Dalam setiap permusyawarahan, tentunya menetapkan seorang pemimpin adalah "salah satu menu" yang akan mewarnai dinamika permusyawarahan tersebut, tak terkecuali dalam agenda Musyawarah Wilayah ke-9 ini nanti. Sudah muncul ke permukaan Sosok-sosok yang dianggap memenuhi kriteria Qur'ani, Qanuni dan Akhlaqi yaitu adalah _(selain dari petahana),_ ada sosok Al-Ustadz KH. Drs. Sofyan Munawar, Al-Ustadz KH. Endang Manshur, S.Pd.I, dan yang lainnya _(merujuk kepada Mekanisme pooling yang sudah beredar)._ 

Pimpinan Daerah PERSIS Jakarta Pusat, memandang bahwa untuk menetapkan tentang siapa yang layak menjadi "Nakhoda" PW. PERSIS DKI Jakarta, mari kita serahkan saja kepada mekanisme Musyawarah Wilayah ke-9 nantinya. Namun, tentunya diharapkan, para musyawirin dapat memahami arti pentingnya kembali ke _Khiththah_ PERSIS sebagai Organisasi Kader dan Keulamaan sebagaimana telah diuraikan diatas. Sosok seperti Al-Ustadz KH. Drs. Sofyan Munawar, dan yang lainnya, Insyaa Allah akan tepat dengan kriteria tersebut diatas. 

Pandangan diatas adalah boleh jadi menjadi pandangan yang objektif bagi keluarga besar PD. PERSIS Jakarta Pusat saja. Namun, syukur al-Hamdulillah, dikarenakan PD. PERSIS Jakarta Pusat memiliki Mitra Dakwah yang sejalan dan sehaluan yakni PD. PERSIS Jakarta Timur, maka Boleh jadi Pandangan ini pun akan di ikuti. Sesuai dgn gerakan yang sudah dilakukan oleh PD. PERSIS Jakarta Pusat dan PD. PERSIS Jakarta Timur yakni JAS PUTI (Jejak Langkah Sehati Pusat dan Timur) yg SUKSES mengadakan kegiatan Bedah Buku : "JEJAK DAKWAH DI NUSANTARA", karya Dr. Tiar Anwar Bachtiar, M. Hum, beberapa waktu lalu. 

Semoga Allah SWT melindungi Jam'iyyah PERSIS agar tetap menjadi Jam'iyyah yang Komit dalam menterjemahkan ajaran Islam yang sebenar-benarnya termasuk dalam hal permusyawarahan yang akan di helat dalam waktu dekat ini. 


اللّه يأخذ بأيدينا إلى ما فيه خير للإسلام والمسلمين

Share:

#BISMILLAH SAH...

(Ustad Achmad Fadillah [Ketua PD PERSIS Jakarta Pusat] telah dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja [PPPK] Kementerian Agama Republik Indonesia)

Ketua Pimpinan Daerah (PD) PERSIS Jakarta Pusat yakni Ustadz Achmad Fadillah Sulaeman resmi di lantik menjadi PPPK Kementerian Agama yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, pada Selasa tanggal 15 Agustus 2023.

Sekretaris Jenderal (SekJen) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Nizar, M.Ag memberikan laporan kegiatan Pelantikan PPPK Kementerian Agama.

“Jumlah PPPK yang dilantik disini (di gedung Kementerian Agama RI, Jakarta) ada sekitar 200 orang (sebagai perwakilan dari PPPK se-DKI Jakarta beserta Kepulauan Seribu) dan sebanyak kurang lebih 29.035 orang juga mengikuti Pelantikan PPPK ini dari daerahnya masing-masing se-Indonesia", ucap Prof. Nizar.

Menteri Agama RI yaitu Bapak H. Yaqut Cholil Qoumas berpesan kepada PPPK yang baru dilantik. 

“Pengangkatan PPPK kementerian agama bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik. Saya berpesan kepada PPPK 

untuk berterimakasih kepada orang tua, bekerja dengan sungguh-sungguh, bekerja tidak diskriminatif dan intoleransi dalam pelayanan kepada publik karena kementerian agama bukan hanya sekedar Menteri agama tertentu namun juga beberapa agama yang diakui oleh negara”, pesan Gus Yaqut.

Sebagai salah seorang PPPK yang dilantik, Ust. Achmad menyatakan bahwa,  "Sebagai seorang Penyuluh Agama Islam PPPK di lingkungan Kementerian Agama adalah suatu "Babak Baru" dalam kehidupan Saya, yang merupakan hasil dari Kesungguhan saya untuk bisa kembali kepada Allah SWT, semoga saya bisa istiqomah menjalaninya dan semoga ada manfaat yang akan menghadirkan kemashlahatan bagi diri saya, keluarga saya, lingkungan saya, masyarakat dan Ummat Islam serta Jam'iyyah PERSIS dan Ummat manusia secara umum."

Share:

AUDIENSI JAS PUTI BERSAMA PW. PERSIS DKI JAKARTA YANG HARMONIS, DINAMIS & ROMANTIS

(JAS PUTI sedang Audiensi dengan PW PERSIS DKI Jakarta terkait kegiatan Bedah Buku "Jejak Dakwah di Nusantara" )

Sabtu, 12 Agustus 2023 M, PD. PERSIS Jakarta Pusat dan PD PERSIS Jakarta Timur melangsungkan  Audiensi dengan PW. PERSIS DKI Jakarta di Kantor PW. PERSIS DKI Jakarta, Jl. Johar Baru I, No. 22, Johar Baru, Jakarta Pusat. 

Acara ini di hadiri oleh Tasykil PW. PERSIS DKI Jakarta, yakni KH. Soewardi Sulaiman (Ketua PW PERSIS DKI Jakarta), Ustad KH. M. Latief Nurdin S.E (Wakil Ketua I PW PERSIS DKI Jakarta), Ust. H. Wahyudin, M.Pd (Sekretaris PW PERSIS DKI Jakarta), Bapak H. Agus Harun (Bendahara PW PERSIS DKI Jakarta), Ustad Maftuh (Bid.Gar. Perwakafan DKI Jakarta).

Adapun yang hadir dari PD PERSIS Jakarta Pusat adalah Achmad Fadillah Sulaeman (Ketua), Rizal Hasbullah (Sekretaris), Eep Saiful Haq (Wakil Sekretaris). 

Dari PD PERSIS Jakarta Timur dihadiri oleh Ustad Usman Syarif (Ketua PD PERSIS Jakarta Timur), Bapak Riswan (Bidang Ekonomi PD PERSIS Jakarta Timur)

Kegiatan ini dilangsungkan jelang acara Bedah Buku terbaru dari Ustadz Dr. Tiar Anwar Bachtiar, M.Hum (Dosen Sejarah Universitas Indonesia dan Ketua Bidang Tarbiyah PP PERSIS) yang berjudul “Jejak Dakwah di Nusantara”.

Acara Bedah Buku tersebut akan dilangsungkan pada hari Ahad, 20 Agustus 2023 Pkl 08.00-11.30 WIB di Masjid Ihyaussunnah, Komplek Pendidikan Pesantren PERSIS 69, Matraman, Jakarta Timur. Acara ini adalah Kolaborasi antara PD PERSIS Jakarta Pusat dengan PD PERSIS Jakarta Timur yg dinamakan dengan kegiatan “JAS PUTI” (Jejak Langkah Sehati Pusat dan Timur). 

Dalam audiensi tadi, Ketua PD PERSIS Jakarta Pusat mengutarakan maksud dan tujuannya ber-audiensi dengan PW PERSIS DKI Jakarta.

“Kami mengadakan audiensi ini dikarenakan akan mengadakan sebuah kegiatan yaitu Bedah Buku terbarunya Ustadz Dr Tiar Anwar Bachtiar, M. Hum dengan Judul : "Jejak Dakwah di Nusantara”,  yg kegiatan Bedah Buku tersebut merupakan amanah langsung dari Beliau". ucap Ketua PD. PERSIS Jakarta Pusat tersebut.

Terhadap maksud dan Tujuan tersebut, PW PERSIS DKI Jakarta pun menyambut baik.

“Alhamdulilah, PW PERSIS DKI Jakarta menyambut baik dan mendukung penuh rencana kegiatan yang akan dilaksanakan JAS PUTI nanti", Ucap KH. Soewardi (Ketua PW. PERSIS DKI Jakarta) 

Acara Silaturrahim (audiensi) PD. PERSIS Jakarta Pusat dan Timur bersama Para Pimpinan PW. PERSIS DKI Jakarta yang hadir tadi, berlangsung Harmonis, Dinamis dan Romantis. Sehingga terasa kehangatan dan keakraban antar para pihak yang hadir. Canda Tawa dan Kelakar yang sesekali keluar dari masing-masing terkait dengan MUSWIL 9 PW. PERSIS DKI Jakarta pun mewarnai percakapan dalam acara Silaturrahim dan Audiensi tersebut dengan saling menghormati perbedaan pandangan yg ada. 

Dalam Acara Silaturrahim dan Audiensi itu pula, penyelenggara kegiatan JAS PUTI memberikan Buku yg akan di Bedah nanti kepada Ketua, Wakil Ketua I dan Sekretaris PW. PERSIS DKI Jakarta dan menyatakan bahwa : "Seluruh Keuntungan dari Penjualan Buku tersebut, nanti nya akan di berikan kepada Panitia MUSWIL 9 PW. PERSIS DKI Jakarta, sebagai wujud Kepedulian dan Kontribusi dari PD. PERSIS JAKARTA PUSAT & TIMUR untuk Agenda Musyawarah Wilayah ke-9 PW. PERSIS DKI Jakarta yang akan di selenggarakan pada tgl 26-27 Agustus 2023 mendatang (jika tidak terjadi perubahan). 

Acara Audiensi di akhiri dengan sesi foto bersama dengan pose-pose yang menunjukan keakraban antara PW. PERSIS DKI Jakarta dengan PD. PERSIS Jakarta Pusat dan Timur. Jika sudah demikian, maka apakah akan ada lagi kabar-kabar tentang Disharmonis antar pihak manapun jelang MUSWIL IX ???  Seharusnya TIDAK. Karna itu adalah hal yg "TAK PATUUUT"... (meminjam ucapan yg selalu di sampaikan oleh IPIN-UPIN).

Share:

#BILA TIBA SAATNYA, "HAJAT SENYAP" PD. PERSIS JAKARTA PUSAT AKAN MENJADI NYATA

(Foto 1. Tahap Awal Pemberian Surat permohonan Audiensi dgn Bpk. Walikota Jakarta Pusat. Foto 2. Tahap kedua Pemberian Surat Permohonan Penggunaan Aula Gedung Serbaguna Walikota Jakarta Pusat)


"Melak Cabe jadi Cabe, ulah Melak Cabe jadi Bonteng,"

"Melak Hade jadi Hade, ulah Melak Hade jadi Goreng",... 

(Menanam kebaikan, Akan menghasilkan kebaikan pula, Jangan menanam Kebaikan malah jadi Keburukan)"... 

Begitulah kalimat hikmah dalam bahasa Sunda yang diyakini kebenarannya oleh PD. PERSIS Jakarta Pusat. Hal tersebut dikarenakan, itulah yang di alami dan dirasakan oleh PD. PERSIS Jakarta PERSIS dalam mewujudkan program-program kerjanya yang salah satunya adalah melahirkan dua PC. PERSIS baru di Jakarta Pusat di awal Tahun berjihadnya. 

Qadarullah, nampaknya Allah SWT memberikan kemudahan kepada PD. PERSIS Jakarta Pusat dalam menjalani tahapan demi tahapan untuk mewujudkan Program Jihadnya tersebut diatas, baik Tahapan Internal maupun Tahapan Eksternal. 

Tahapan Internal, telah disajikan dalam artikel terdahulu (baca : Hajat "Senyap" dari PD. PERSIS Jakarta Pusat : Pembentukan dua PC. PERSIS baru di Jakarta Pusat). Adapun tahapan eksternal, yang telah dilakukan adalah sebagai berikut :

- Membangun Komunikasi Intensif dengan pihak Walikota Jakarta Pusat. Hal tersebut dilaksanakan, mengingat, pelaksanaan Pengukuhan dan Pelantikan TASYKIL PC. PERSIS Cempaka Putih dan Senen rencananya akan di selenggarakan di Aula Gedung Serbaguna Walikota Jakarta Pusat dalam Waktu dekat ini. 

- Komunikasi Intensif dengan Walikota tersebut dibangun dalam bentuk Lisan maupun Tulisan dan al-Hamdulillah mendapat respon yang positif baik dari Bpk Walikota maupun pihak terkait lainnya. 

- Komunikasi intensif tersebut, membuahkan hasil bahwa PD. PERSIS Jakarta Pusat di perkenankan untuk menggunakan Aula Gedung Serbaguna Walikota Jakarta Pusat untuk menyelenggarakan Acara Pengukuhan dan Pelantikan TASYKIL PC. PERSIS Cempaka Putih dan Senen. Bahkan Bapak Walikota sudah memberikan "Sinyal" untuk SIAP HADIR nanti dalam acara tersebut sekaligus memberikan Sambutan dan Membukanya. 

Akhirnya, Hajat "Senyap" PD. PERSIS Jakarta Pusat tersebut akan menjadi nyata. Tentunya, semua berkat dukungan dan Do'a dari kita semua. Dan kami berterimakasih akan hal tersebut kepada Ikhwatu Iman sekalian. 



(AFS)

Share:

#HAJAT "SENYAP" DARI PD. PERSIS JAKARTA PUSAT : PEMBENTUKAN DUA PC. PERSIS BARU DI JAKARTA PUSAT

(Bendahara PD PERSIS Jakarta Pusat [paling kiri], Ketua Bid.Gar. SDIJ PW PERSIS DKI Jakarta [kedua dari kiri], Sekretaris PD PERSIS Jakarta Pusat [tengah], Ketua PD PERSIS Jakarta Pusat [kedua dari kanan] dan Ketua Bid.Gar. SDIO PC PERSIS Johar Baru [paling kiri] di depan Kantor PP PERSIS, Bandung)

PD. PERSIS Jakarta Pusat, sebagai salah satu Pimpinan PERSIS yang ada di DKI Jakarta, alhamdulillah senantiasa berupaya untuk menjaga GHIRAH JAM'IYYAH dan eksistensinya dengan berikhtiar mewujudkan satu demi satu program Kerjanya. 

Dalam "Senyap" (sehingga terkesan "NGUMPET"), PD. PERSIS Jakarta Pusat sedang menjalani tahapan demi tahapan untuk Melahirkan dua Pimpinan Cabang (PC) baru di Jakarta Pusat, yaitu PC. PERSIS Senen (di Kecamatan Senen) dan PC. PERSIS Cempaka Putih (di Kecamatan Cempaka Putih).

Tahapan Pertama :

(Pembinaan PD PERSIS Jakarta Pusat ke anggota baru Persis di Masjid As-Saidi Kenari, sekaligus mempersiapkan pendirian PC PERSIS Senen)


  (Pembinaan PD PERSIS Jakarta Pusat ke anggota baru Persis  di Masjid An-Nur Cempaka Putih, sekaligus mempersiapkan    pendirian PC PERSIS Cempaka Putih) 

PD. PERSIS Jakarta Pusat Mengadakan Pembinaan berkesinambungan terhadap Basis tempat Calon Anggota PERSIS (yg saat ini sudah menjadi anggota ber-KTA) di dua tempat yaitu di Masjid As-Saidi, Kenari-Senen (yang akan menjadi PC. PERSIS Senen) dan di Masjid An-Nur, Cempaka Putih (yg akan menjadi PC. PERSIS Cempaka Putih).

Tahapan Kedua :

PD. PERSIS Jakarta Pusat Berkomunikasi intensif dengan Ust. Aab Abdurrahman, S.Pd.I (Bidgar. SDIJ PW. PERSIS DKI Jakarta) untuk mendapatkan advokasi (pendampingan) dalam menjalani proses demi prosesnya untuk program Pembentukan PC. PERSIS Cempaka Putih dan PC. PERSIS Senen di Jakarta Pusat tersebut. 


Tahapan Ketiga :

(Tim Pendirian PC PERSIS sedang berkonsultasi dengan Bid.Gar. PP PERSIS di Kantor PP PERSIS Bandung)

PD. PERSIS Jakarta Pusat Melakukan penjajakan, dengan menemui Bidang Jam'iyyah Pimpinan Pusat PERSIS dan Bid.Gar. Pengembangan Jam'iyyah di Kantor PP. PERSIS, Bandung, Jawa Barat. Hal ini di laksanakan pada hari Ahad, 25 Juni 2023 siang menjelang sore hari.

Pada pertemuan tersebut, hadir Unsur PD. PERSIS Jak-Pus (Ketua dan Sekretaris), Unsur PW. PERSIS DKI Jakarta (Bidgar SDIJ), Unsur dari PC. PERSIS Johar Baru, Jakarta Pusat (Ketua & Bid.Gar. SDIJ) dan Unsur dari Bidang Jam'iyyah PP. PERSIS, yakni Ustad Erdian dan Bid.Gar. Pengembangan Jam'iyyah PP. PERSIS Ustad Muslim Nurdin.

Bidang Jam'iyyah PP. PERSIS dan Bidgar. Pengembangan Jam'iyyah PP. PERSIS, memberikan berbagai Motivasi Positiv dan Arahan Tekhnis terkait dengan rencana Pembentukan dua PC. PERSIS yang baru di Lingkungan PD. PERSIS Jakarta Pusat dan al-Hamdulillah kesemuanya telah di jalankan. 

Semoga Allah SWT meridloi dan berkenan memberikan kemudahan serta kelancaran kepada PD. PERSIS Jakarta Pusat dalam ikhtiarnya tersebut membentuk dua PC. PERSIS yang baru di Jakarta Pusat. 

(AFS)
Share:

#MASIH TETAP BELAJAR TENTANG "AL-HAQ", BERSAMA GURUKU DI MASJID IZHHARUL HAQ

 

(Achmad Fadillah S [Ketua PD. PERSIS Jak-Pus / Jasket Coklat ketiga dari Kanan] bersama Ust. Drs. H. Dadang Solihin [Guru Beliau semasa Belajar di PPI. 69 dulu / baju Koko merah ketiga dari kiri])

Ramadhan tahun 1444 H / 2023 M tahun ini, banyak sekali Hikmah dan keindahan yg di rasakan oleh penulis. 

Salah satunya adalah, di hari terakhir menjalankan Shaum pada tahun ini, alhamdulillah kami ditaqdirkan untuk bisa belajar tentang "Al-Haq" di Masjid Izhharul Haq bersama dengan al-Ustadz Drs. H. Dadang Solihin yang merupakan Guru Kami ketika dulu Belajar di Pesantren PERSIS 69, Matraman, Jakarta Timur. 

Al-Haq yang kami pelajari dari Beliau pd saat itu adalah sikap Tawadlu yang penuh hikmah, ketika kami menjalankan tugas untuk menjadi Khatib dalam pelaksanaan Shalat Jum'at di Masjid Izhharul Haq, pd Jum'at, 30 Ramadlan 1444 H / 21 April 2023 M) tempo lalu. 

Ketawadluan yang kami maksudkan adalah Kelegowoan seorang Guru untuk Mendengarkan Materi Khutbah yg disampaikan oleh Muridnya dahulu yang sepantasnyalah Beliau yang menyampaikan materi Khutbah tersebut di hadapan kami (muridnya dahulu). Sungguh sebuah sikap yg "Langka" ditemui di era masa kini, dimana egoisme sudah menguasai Akal Sehat sehingga menjelma menjadi Sikap Sombong dari Seseorang dalam status sosial apapun yang barangkali masih kita temui dan ada di kehidupan sekitar kita. Mari kita berlindung Kpd Allah SWT dari sifat-sifat yang demikian. 

Terimakasih Guruku, telah mengajarkan HIKMAH yg TINGGI dan TAK TERNILAI lewat Sikap dan Bedi Pekertimu yg Insyaa Allah akan kami teladani. 

(AFS)

Share:

PD PERSIS JAKARTA PUSAT MENGHADIRI UNDANGAN SUBAN KESBANGPOL JAKARTA PUSAT DALAM SEMINAR ANTI NARKOTIKA

 

(Foto bersama dengan Pimpinan Kota Jakarta Pusat, pembicara dan tamu undangan)

Jakarta (20/6) – Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (SUBAN KESBANGPOL) Kota Administrasi Jakarta Pusat melaksanakan Sosialisasi Pencegahan Narkotika dengan tema “Pencegahan, Peredaran, Penanggulangan dan Penyalahgunaan Narkotika di Wilayah Jakarta Pusat” pada Selasa tanggal 20 Juni 2023 di Ruang Serbaguna Utama, Kantor Walikota Jakarta Pusat.

Dalam Sosialisasi ini, SUBAN KESBANGPOL Jakarta Pusat mengundang SMA YP IPPI Petojo, SMK 1 Jakarta Pusat, Universitas Budi Luhur, Universitas Kristen Indonesia, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Jakarta Pusat, Srikandi Pemuda Pancasila Jakarta Pusat dan tentunya PD PERSIS Jakarta Pusat.

PD PERSIS Jakarta Pusat mengirim sepuluh orang yang terdiri dari 8 orang tasykil PD PERSIS Jakarta Pusa dan 2 orang tasykil PC PERSIS Johar Baru.

Acara dibuka dengan sambutan Pimpinan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat. Diawali sambutan oleh Pelaksana Harian (PLH) Ketua SUBAN KESBANGPOL Kota Jakarta Pusat Bapak Immanel Manapa yang berterima kasih kepada para pembicara dan tamu undangan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pemateri yang sudah berkenan memberikan ilmunya kepada kita semua dan kepada para tamu undangan yang berkenan hadir pada pagi hari ini, semoga kegiatan ini menjadi penguat dari hubungan silaturahmi kita sehingga kita bisa terus bertemu di kesempatan berikutnya”, ujar Bapak Iman.

Dilanjutkan dengan sambutan dari Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Pusat Bapak Denny Ramdany yang mewakili Walikota Jakarta Pusat dengan menyerukan ajakan mencegah narkotika dimulai dari keluarga sendiri.

“Pencegahan narkotika bukan hanya tugas BNN dan Granat, tetapi mereka pun membutuhkan peran dari kita sebagai organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, guru bahkan kepala keluarga. Cegahlah narkotika mulai dari keluarga sendiri. Jagalah keluarga kita dan teman kita dari narkotika”, pesan Bapak Denny.

Pemateri pada acara ini adalah Ibu Nita Ashar, S.E (Wakil Sekretaris Jenderal DPP GRANAT), Bapak Joko Purnomo (BNN Provinsi DKI Jakarta), Bapak Dr. Ratiyono (Akademisi).

Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts